Kamis, 19 November 2020

Harapan


          Mungkin sudah terbiasa akan hal-hal kecil yang aku anggap perlu untuk diperjuangan. Setiap hal tersebut mungkin amat berarti sehingga aku berharap untuk bisa menggapainya. Namun semua nya tak mudah untuk di lewati, jalan terjal berliku terkadang menghampiri silih berganti, tak peduli akan akan diri ini apakah diri dalam kondisi baik atau tidak mereka seakan datang tanpa kompromi.

    Mungkin sudah terbiasa akan harapan yang aku pikirkan untuk aku hadapi dan menggapainya, sebab tak sedikit orang yang menginginkan nya, terkadang diri harus berpacu pada pemikiran dan hati yang terkadang tidak sinkron di dalam menghadapi kondisi dimana jiwa di paksa untuk terus bertarung pada harapan yang menjadi hal yang amat berharga bagi diri. 

    Apapun hasil nya satu pinta ku, kepada pemikiran dan hati berdamailah dengan jiwa ini, sebab iya juga lelah jika harus bertarung tanpa kalian berdua. Sebab kalian berdua merupakan sumber tenaga bagi jiwa ini ketika raga berkata aku lelah dan ingin berhenti. Aku mohon berdamailah demi sebuah harapan yang sedang ku perjuangkan hingga waktu yang menempa diri ini berkata kamu telah berhasil.

10 komentar:

Kopi Dan Proses Kehidupan

      Seperti kopi yang saya ibaratkan manusia. Kita punya proses masing-masing dan punya gelas sendiri-sendiri... Kita berproses dengan car...