Selasa, 17 November 2020

Perjuangan Diri

 Teruntuk Diriku,

      Terima Kasih karena masih bertahan untuk melawan kerasnya kehidupan. Terima kasih untuk tidak berhenti, walau rasa cemas, sedih dan lelah menyelimuti. Terima kasih untuk sedia tetap kuat, meski cobaan silih  berganti semakin berat. Maaf karena masih menjadi pribadi yang mengecewakan dan maaf atas setiap kesalahan yang masih dilakukan, aku tau kau sudah berjuang namun pada akhirnya semua tak lagi mendukung mu, Kau terbiasa untuk berjuang tanpa kenal kata berhenti namun diperjuangan mu kali ini hal itu tak mungkin kembali terjadi.         Terima kasih karena tetap setia dalam diriku wahai rasa perjuangan yang selalu ku asah meski terus tumpul di terpa waktu. Terima kasih diri ini kau sudah banyak membantu ku walau situasi tak berpihak pada mu aku bangga pada mu.

4 komentar:

Kopi Dan Proses Kehidupan

      Seperti kopi yang saya ibaratkan manusia. Kita punya proses masing-masing dan punya gelas sendiri-sendiri... Kita berproses dengan car...